MADIUN – Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun memperkuat pengamanan layanan kesehatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Langkah antisipasi dilakukan sejak awal Desember untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Penguatan layanan diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi sopir dan awak bus antarkota antarprovinsi (AKAP) serta antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Tipe A Purboyo.
Dari 70 sopir yang menjalani pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah keluhan penyakit tidak menular.
Sementara hasil tes urine alkohol terhadap 76 sopir menunjukkan hasil negatif.
Selain itu, Dinkes-PPKB juga melakukan inspeksi terhadap sentra pengolahan makanan di sekitar terminal guna menjamin keamanan pangan selama lonjakan mobilitas masyarakat.
“Kami siapkan lima pos pelayanan kesehatan,” ujar Sekretaris Dinkes-PPKB Kota Madiun Endria Triningsih Kusdiana, kemarin (28/12).
Lima pos kesehatan tersebut disiagakan di sejumlah titik keramaian, yakni kawasan Jalan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Suncity Mall, Terminal Purboyo, serta Stasiun Kereta Api.
Untuk mendukung operasional, Dinkes-PPKB mengerahkan 17 tim pertolongan pertama (P3K) dan menyiagakan 25 unit ambulans dengan sistem tiga shift.
“Seluruh rumah sakit dan puskesmas tetap membuka layanan 24 jam,” katanya.
Selama masa libur Nataru, kasus kesehatan yang paling banyak ditangani petugas didominasi keluhan pusing, hipertensi, serta insiden jatuh terpeleset di kawasan PSC.
Hingga saat ini, belum ditemukan kasus kecelakaan lalu lintas yang memerlukan penanganan medis darurat. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto