Jawa Pos Radar Madiun – Kebakaran melanda Pasar Burung Srijaya, Senin malam (26/1). Sedikitnya empat kios terdampak.
Dua kios hangus terbakar, sementara dua kios lain rusak karena berada di sisi kanan dan kiri titik api.
Ratusan burung dilaporkan mati terpanggang.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Gamal Arfan Afandi mengatakan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 22.30 WIB melalui layanan darurat.
Api cepat membesar lantaran sebagian besar kios terbuat dari material kayu dan dipenuhi sangkar serta burung.
“Begitu laporan masuk, kami langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, ditambah satu unit bantuan dari BPBD,” ujar Gamal saat proses pendinginan di lokasi.
Menurutnya, api merambat cepat karena material kios mudah terbakar.
Dari empat kios terdampak, dua di antaranya mengalami kerusakan parah.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api benar-benar terkendali.
Petugas sempat mengalami kendala saat pembasahan dan pencarian titik api.
Sisa bangunan kayu runtuh dan saling menempel sehingga berpotensi memicu api kembali.
Pendinginan dilakukan ekstra hati-hati untuk mencegah kebakaran susulan.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Pihak Damkar menyerahkan proses investigasi kepada kepolisian.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian ditaksir cukup besar mengingat kios berisi burung dan perlengkapan dagang.
“Untuk penyebab kebakaran belum bisa kami pastikan. Selanjutnya akan ditangani pihak kepolisian,” tegas Gamal.
Sementara itu, aparat Polsek Kartoharjo telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Olah TKP dijadwalkan dilakukan Selasa pagi (27/1). (err/her)
Editor : Hengky Ristanto