Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

94 PNS Pemkot Madiun Pensiun 2026, Rekrutmen CPNS Masih Nihil

Hengky Ristanto • 2026-02-12 11:32:32
PENGABDIAN TERAKHIR: Puluhan PNS Pemkot Madiun yang masuk purnatugas tahun ini mendapat pembekalan dari BKPSDM di Gedung Diklat, kemarin (11/2). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
PENGABDIAN TERAKHIR: Puluhan PNS Pemkot Madiun yang masuk purnatugas tahun ini mendapat pembekalan dari BKPSDM di Gedung Diklat, kemarin (11/2). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah pegawai Pemkot Madiun makin berkurang.

Tahun ini, setidaknya ada 94 PNS yang bakal purnatugas.

Termasuk dua di antaranya adalah Kepala Disperpusip Heri Wasana yang akan pensiun April mendatang dan Kepala BKPSDM Haris Rahmanudin yang purnatugas pada September.

Kemarin (11/2), mereka diberikan pembekalan oleh BKPSDM.

Haris mengatakan, pembekalan ini diperuntukkan bagi PNS yang akan pensiun terhitung mulai 1 Maret hingga 1 September.

’’Harapannya memberikan kesiapan kepada mereka. Mulai bagaimana mengelola keuangan, karena pascapurnatugas penerimaan otomatis berkurang,’’ ujarnya.

Selain materi pengelolaan keuangan, peserta juga dibekali wawasan untuk tetap produktif setelah pensiun.

Misalnya membuka usaha, hingga mengembangkan hobi yang bisa bernilai ekonomi.

’’Besok (hari ini, Red) kami ajak bapak ibu yang akan purnatugas ke tempat-tempat budidaya tanaman dan pengolahan ketela. Sekaligus bisa memberi inspirasi,’’ jelas Haris.

Dia mengungkapkan, peserta pembekalan berasal dari berbagai golongan dan jabatan.

Mulai kepala OPD, pejabat administrator setingkat eselon III, pengawas eselon IV, hingga fungsional guru, fungsional lain, serta pelaksana.

Haris menegaskan, pembekalan purnatugas rutin digelar setiap tahun.

Untuk 2026, kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama diikuti 94 orang.

Tahap kedua akan menyasar PNS yang pensiun mulai 1 Oktober 2026 hingga awal 2027.

Di sisi lain, Haris mengakui hingga kini belum ada informasi resmi terkait rekrutmen CPNS tahun 2026.

’’Belum ya. Dari Kementerian PAN-RB juga belum ada informasi sampai sekarang,’’ katanya.

Terkait kekosongan jabatan kepala OPD yang saat ini masih diisi pelaksana tugas (Plt), Haris menyebut proses seleksi terbuka sudah berjalan.

Pemkot sudah mengajukan usulan ke BKN.

’’Sudah berproses semua. Mudah-mudahan Februari ini rekomendasinya turun,’’ ujarnya.

Setelah rekomendasi BKN keluar, tahapan dilanjutkan dengan permohonan izin ke Kemendagri.

Baru kemudian seleksi terbuka digelar hingga tahap pelantikan.

Menurutnya, pemkot mengajukan enam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) untuk dilakukan seleksi terbuka.

Seluruhnya merupakan posisi yang saat ini masih diisi Plt.

’’Kami mengajukan enam. Enam ini yang saat ini diisi Plt,’’ tandas Haris. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bkpsdm kota madiun #seleksi terbuka JPTP #Plt Kepala OPD #beban kerja pegawai #Purnatugas ASN #PNS pensiun 2026 #CPNS 2026 #madiun #Pemkot Madiun