Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi kebugaran para calon jemaah haji (CJH) Kota Madiun dites kemarin (13/2).
Rockport test dilakukan untuk mengukur kesiapan fisik 226 jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Plh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB (Dinkes PPKB) Kota Madiun dr. Muhammad Nur mengatakan, pemeriksaan diawali pengecekan tekanan darah, nadi, dan indikator kesehatan lainnya.
“Nanti kami akan tahu tingkat kebugaran jemaah sampai di mana,” ujarnya di Asrama Haji Kota Madiun.
Menurut Nur, hasil tes rockport menjadi dasar pemantauan kebugaran hingga hari keberangkatan.
Jemaah yang belum bugar akan diberi edukasi serta pendampingan agar rutin melakukan aktivitas fisik.
“Ibadah haji itu ibadah fisik. Sehingga memerlukan tubuh yang sehat dan bugar,” tegasnya.
Pelaksanaan tes dibagi berdasarkan usia. Patokannya 70 tahun.
Jemaah di atas 70 tahun menjalani jalan cepat atau lari kecil selama 60 menit.
Sedangkan jemaah di bawah 70 tahun menjalani lari kecil mengelilingi lintasan sekitar 400 meter sebanyak empat putaran.
Jika tidak mampu berlari, peserta diperbolehkan jalan cepat atau jalan biasa sesuai kemampuan.
“Intinya kami ingin melihat kebugaran masing-masing,” tambah Nur yang juga menjabat sebagai Dirut RSUD Kota Madiun itu.
Dia menyebut, sebagian besar CJH Kota Madiun berada di bawah usia 70 tahun.
Karena itu, mayoritas peserta masih mampu mengikuti tahapan tes sesuai ketentuan.
“Hasil tes dijadwalkan keluar hari ini. Hasilnya akan disampaikan langsung kepada jemaah atau melalui puskesmas,” katanya.
Terpisah, dr. Kun Chyntia Meganingrum yang tercatat sebagai tenaga kesehatan haji kloter (TKHK) 2026 mengatakan, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi penugasan.
“Nantinya TKHK bertugas mendampingi jemaah, termasuk pemeriksaan kebugaran serta pemantauan kesehatan rutin. Kami bekerja sama dengan puskesmas wilayah,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto