Jawa Pos Radar Madiun – Layanan penukaran uang baru Bank Indonesia (BI) mulai ramai diserbu masyarakat menjelang Lebaran.
Sistem pemesanan berbasis aplikasi dinilai memudahkan warga karena tidak lagi harus mengantre panjang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Cornelia Mike, warga Kelurahan Kejuron, mengaku terbantu dengan sistem pendaftaran daring tersebut.
Dia menukarkan uang di Bank Jatim Cabang Madiun kemarin (25/2) setelah mendaftar melalui aplikasi BI tiga hari sebelumnya.
’’Lewat aplikasi lebih mudah. Tidak perlu berdesak-desakan antre seperti dulu,’’ ujarnya.
Mike menukarkan uang sebesar Rp 2,8 juta dalam berbagai pecahan kecil mulai Rp 20 ribu hingga Rp 1.000 untuk kebutuhan Lebaran.
Teller Bank Jatim Cabang Madiun Frida Maynovista Putri mengatakan proses penukaran berlangsung tertib dan lancar.
Layanan dibuka pukul 09.00 hingga 13.00 dengan sistem verifikasi awal sehingga antrean tidak menumpuk.
’’Nasabah datang membawa bukti pemesanan, diverifikasi satpam, lalu proses penukaran sekitar lima menit,’’ jelasnya.
Masyarakat wajib membawa bukti pemesanan dari aplikasi BI serta kartu identitas asli.
Penukaran juga tidak dapat diwakilkan.
Pada periode pertama, kuota layanan dibatasi hanya 100 orang dengan batas maksimal penukaran Rp 5,3 juta per orang.
Hingga pukul 12.00, sebanyak 80 kuota telah terpakai dan tersisa 20 slot penukaran pada hari tersebut. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto