Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi puncak musim penghujan.
Salah satunya melalui sosialisasi bencana hidrometeorologi sekaligus pelatihan penanganan hewan liar (animal rescue).
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang kerap muncul saat musim hujan.
’’Sosialisasi ini untuk meningkatkan edukasi kebencanaan sekaligus penanganan hewan liar,’’ ujarnya, kemarin (4/3).
Menurut Bagus, cuaca yang tidak menentu dan intensitas hujan tinggi berpotensi memicu banjir di sejumlah wilayah.
Selain itu, kemunculan hewan berbahaya juga kerap terjadi di permukiman warga.
’’Selain banjir, sering muncul hewan berbahaya seperti ular piton maupun kobra,’’ katanya.
Melalui pelatihan tersebut, masyarakat mendapat pengetahuan dasar penanganan hewan liar dari petugas BPBD Kota Madiun.
Materi yang diberikan meliputi langkah pencegahan hingga tindakan awal saat menemukan hewan berbahaya.
Pemkot juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.
’’Bencana hidrometeorologi bisa datang kapan saja, sehingga kesiapsiagaan masyarakat sangat penting,’’ tandasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto