Jawa Pos Radar Madiun – Kinerja lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi perhatian Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun.
Dalam apel ASN di halaman balai kota kemarin (9/3), Bagus menegaskan pejabat yang tidak mampu menjalankan target pembangunan harus siap digeser.
Menurut dia, selama sekitar 45 hari memantau kinerja jajaran pemerintahan, masih terdapat sejumlah program yang belum berjalan sesuai instruksi.
’’Cita-cita pembangunan yang sudah kita susun harus berjalan. Saya ingin cepat, tidak mundur,’’ ujarnya.
Bagus menegaskan pejabat yang diberi amanah harus mampu menunjukkan kinerja.
Jika tidak sanggup menjalankan tugas, maka posisi tersebut bisa diganti.
’’Kalau memang tidak sanggup, silakan mundur saja. Kalau tidak, akan saya usulkan diganti,’’ tegasnya.
Ia juga menegaskan penempatan jabatan ke depan tidak lagi didasarkan pada kedekatan personal.
Penilaian akan dilakukan berdasarkan kinerja.
Bagus bahkan membuka kemungkinan penerapan sistem lelang jabatan untuk posisi lurah.
Tujuannya agar pejabat yang ditempatkan benar-benar memiliki kemampuan.
’’Yang larinya cepat, yang kerjanya bagus, ya ditempatkan di posisi itu. Saya lihat kinerjanya, bukan karena asal bapak senang atau tidak senang,’’ kata mantan anggota DPRD Kota Madiun tersebut.
Selain itu, Bagus juga menyoroti koordinasi internal di lingkungan Pemkot Madiun yang dinilai masih belum maksimal.
Dia meminta para asisten hingga sekda memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
’’Kalau kinerjanya kurang, ya akan dievaluasi juga,’’ ujarnya.
Bagus menegaskan seluruh jajaran pemkot harus memahami rencana pembangunan daerah 2026–2030.
Menurut dia, seluruh perangkat daerah harus bekerja berbasis data dan target yang jelas.
’’Kalau rencana pembangunan saja tidak tahu, itu bahaya. Padahal itu dasar kita bekerja,’’ tandasnya.
Evaluasi tersebut dilakukan agar seluruh jajaran pemkot memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan program pembangunan daerah.
’’Kami ini punya tanggung jawab bersama. Hasilnya nanti juga untuk pemerintah kota, bukan untuk saya pribadi,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto