MAGETAN – Rabu (5/6) pendapa Surya Graha terbuka untuk umum. Masyarakat Magetan dibebaskan untuk bertemu sekaligus berlebaran dengan bupati Suprawoto beserta keluarga. Disediakan berbagai menu makanan bagi warga yang datang untuk sekadar beramah tamah dengan pemimpinnya tersebut. Seperti opor dan sate ayam.
Tentu tradisi open house itu baru pertama dirasakan oleh Suprawoto di saat dirinya menyandang status sebagai bupati. Karena itu, momen tersebut coba dimanfaatkannya dengan baik betul. Selain ingin mendekatkan diri dengan masyarakat, dirinya juga berkenan untuk mendapat masukan tentang kinerjanya memimpin pemerintahan selama ini. ‘’Open house, pastilah. Karena itu kan tradisi yang baik, ya tetap dilanjutkan,’’ terang bupati yang akrab disapa Kang Woto tersebut.
Namun demikian, jadwal masyarakat bersilaturahmi dengan kepala daerah itu diatur. Untuk pagi mulai pukul 08.00–11.00. Selanjutanya, pada pukul 19.00–21.00. Kang Woto berharap banyak masyarakat yang akan datang berhalalbihalal. ‘’Supaya masyarakat bisa melihat pendapa juga,’’ jelasnya. Yang jelas, dirinya ingin mendekatkan diri kepada masyarakat Magetan. ‘’Siapa pun pemimpinnya, pasti ingin dekat dengan rakyatnya. Karena tugasnya adalah melayani masyarakat,’’ imbuh mantan sekjen kemenkominfo itu.
Hal yang sama juga akan dilakukan dan wabup Nanik Endang Rusminiarti. Dia bakal menggelar open house sendiri di rumah dinasnya. Begitu juga dengan Sekda Bambang Trianto. Mereka membuka pintu lebar bagi warga Magetan untuk menemuinya saat Lebaran. ‘’Kebetulan mereka open house sendiri. Tidak bareng di satu lokasi,’’ kata Kang Woto. (bel/her)
Editor : Administrator