MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Arus lalu lintas di pertigaan Sukowati, Tawanganom, Magetan, sempat semrawut Senin pagi (23/9). Akibat traffic light di persimpangan itu padam. Kendaraan dari arah Jalan Tripandita, Mayjen Sungkono, dan Mayjen Sukowati saling berebut jalan. Belakangan, peranti bangjo yang diketahui berulang kali mati itu tergolong lawas. ‘’Lampu bangjo bertahun-tahun di Maospati dan dipindah ke Sukowati empat tahun lalu,’’ kata Kabid Ketertiban Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan Oentoro Budi.
Dia menjelaskan, peranti jadul itu menyulitkan perawatan. Kondisi itu yang seringkali membuat bangjo mengalami korsleting. Kendati komponennya tidak terkena air hujan. Solusinya tidak bisa sekadar diperbaiki, melainkan pembaruan. Anggaran Rp 150 juta tidak cukup untuk pemeliharaan rutin seluruh traffic light di kabupaten ini. Alhasil, perbaikan ditunda seandainya kerusakannya cukup parah. ‘’Misalnya harus mengganti mesin atau full komponen rangkaian listrik,’’ ujarnya.
Dishub tidak bisa mengecek secara berkala kondisi lampu bangjo. Kerusakan traffic light Sukowati itu diketahui dari laporan masyarakat. Lampu kembali normal sekitar pukul 10.00. ‘’Sudah diperbaiki tiga lampu yang semuanya mati,’’ ucapnya. (fat/c1/cor)
Editor : Administrator