Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bebani Anggaran, Bupati Magetan Tunda Belanja Mobil Listrik

Hengky Ristanto • Jumat, 7 Oktober 2022 | 01:00 WIB
Suprawoto, Bupati Magetan (Dokumen/Radar Magetan)
Suprawoto, Bupati Magetan (Dokumen/Radar Magetan)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Bupati Magetan Suprawoto tak ingin gegabah membeli mobil listrik. Di saat semua daerah berlomba menganggarkan pengadaan mobil listrik di tahun depan, Kang Woto -sapaan Suprawoto- memutuskan untuk mengulur rencana tersebut. Dia khawatir anggaran pemkab terbebani. ‘’Jangan buru-buru, harganya mahal,’’ ujar bupati, Kamis (6/10).


Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) 7/2022 yang isinya mendorong pemerintah daerah mulai beralih ke kendaraan listrik. Sama seperti kepala daerah lain, Kang Woto menyambut positif. ‘’Saya mendukung sekali,’’ katanya.


Namun, Kang Woto tampaknya tak berniat belanja mobil listrik dalam waktu dekat. Sebab, harga mobil listrik saat ini kelewat mahal di pasaran. Satu unit mobil listrik bisa setara dengan dua hingga tiga unit mobil bertenaga bahan bakar minyak (BBM). ‘’Sesuai hukum ekonomi, kalau produksi suatu barang sudah masif, harganya nanti pasti turun,’’ ungkapnya.


Mempertimbangkan hal itu, Kang Woto lebih memilih memanfaatkan mobil dinas yang sudah ada. Kendaraan pelat merah yang rusak akan diperbaiki supaya fungsinya tetap maksimal.


Pun, menurut bupati, mobil dinas konvensional juga bisa dimodifikasi menjadi hybrid atau bertenaga listrik secara penuh. ‘’Meski tentunya perlu kajian lebih lanjut,’’ ujarnya. ‘’Yang pasti, untuk pengadaan mobil listrik, kami tidak tergesa-gesa,’’ imbuhnya. (mg1/c1/naz)

Editor : Hengky Ristanto
#mobil listrik #Bupati Magetan Suprawoto #kendaraan listrik #kendaraan dinas