‘’Akan dilakukan rekayasa lalu lintas nanti,’’ kata Kepala Disparpora Magetan Joko Trihono, Kamis (22/12).
Joko mengungkapkan, bakal diterapkan sistem satu arah kendaraan di kawasan wisata masuk Kelurahan Sarangan, Plaosan itu.
Kalau sudah over kapasitas, lanjut dia, sistem buka tutup bagi pengunjung akan diterapkan. Pun, pengalihan pengunjung ke lokasi wisata lain. ‘’Kalau tidak terbendung, kami arahkan ke jalan raya,’’ ungkap Joko.
Belakangan beredar kabar bahwa kendaraan dilarang masuk Telaga Sarangan saat Nataru. Joko coba meluruskan desas-desus tersebut. ‘’Kendaraan hanya boleh sampai ke tempat parkir yang disediakan,’’ ujarnya.
Selain itu, santer terdengar bahwa pesta kembang api akan dibatasi. Hal tersebut membuat kalangan pengusaha penginapan sambat. Disinggung soal itu, Joko angkat bahu. ‘’Mengenai pesta kembang api itu wewenang kepolisian, bukan kami,’’ pungkasnya. (hyo/den) Editor : Hengky Ristanto