‘’Angin kencang di tempat wisata itu tak terhindarkan, wajar terjadi di akhir tahun,’’ kata Kabid Pengelolaan Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan Eka Radityo, Sabtu (24/12).
Diketahui, sembilan pohon di dalam area Telaga Sarangan tumbang karena hujan disertai angin kencang pada Jumat (23/12) lalu. Dua kios dan satu rumah makan rusak tertimpa pohon dan terop tiket masuk ambruk diterjang angin.
Eka menekankan, tidak mungkin tempat wisata ditutup karena hal itu. ‘’Nataru itu ditunggu-tunggu banyak orang untuk meningkatkan ekonomi,’’ ungkapnya.
Potensi bencana selalu ada. Apalagi, badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem bakal terjadi periode 23 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. ‘’Dihimbau wisatawan untuk terus waspada dan berhati- hati,’’ ujar Eka. (mg1/den) Editor : Hengky Ristanto