Yuli Dwiyanti, pengunjung lain, berpendapat serupa. Dia yang baru pertama kali memanfaatkan jasa parkir swasta di Sarangan itu mengaku kaget dengan taruf tersebut. ‘’Di tempat lain biasanya Rp 2 ribu. Tapi mau bagaimana lagi, mungkin memang mahal karena ini tempat wisata,’’ ungkap Yuli.
Pantauan Jawa Pos Radar Magetan kemarin, sejumlah titik area parkir swasta di Telaga Serangan tampak penuh. Khususnya, parkir untuk motor. Maklum, salah satu tempat wisata di Magetan itu memang jadi jujukan pengunjung dari berbagai daerah saat momen tahun baru seperti saat ini.
‘’Tidak ada kenaikan tarif, parkir normal Rp 5 ribu untuk satu sepeda motor,’’ kata seorang tukang parkir yang enggan namanya dikorankan.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan Joko Trihono mengaku tidak dapat berbuat banyak terkait kondisi itu. Sebab, lahan yang digunakan milik masyarakat. ‘’Tarif parkir swasta itu ditentukan dan dikelola masyarakat sendiri,’’ ungkap Joko. (mg1/den) Editor : Hengky Ristanto