Angka itu nyaris mendekati dua tahun lalu. Sepanjang 2021, kabupaten ini 51 kali longsor. Jumlah tertinggi dalam lima tahun belakangan. ‘’Padahal belum genap dua bulan, bisa jadi jumlah longsor tahun ini memecahkan rekor tertinggi,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi kemarin.
Jumlah kejadian longsor dalam setengah dekade terbilang fluktuatif. Pada 2018 ada 16 kejadian. Meski sempat turun lima kejadian pada tahun berikutnya, namun jumlahnya kembali meningkat dengan 38 kejadian di sepanjang 2020 (selengkapnya lihat grafis). ‘’Dari empat kecamatan rawan longsor, paling banyak kejadiannya di wilayah Kecamatan Poncol,’’ ujarnya.
Eka menuturkan, penanggulangan longsor melalui upaya edukasi dan mitigasi dini. Khususnya di wilayah desa tangguh bencana (destana) yang risiko terjadinya bencana alam itu cukup tinggi. Pihaknya bakal memberikan sosialisasi dan pelatihan di 15 desa selain destana dalam waktu dekat. ‘’Kemungkinan akhir bulan ini atau awal Maret,’’ ucapnya. (mg1/cor)
BENCANA LONGSOR ENAM TAHUN TERAKHIR
TAHUN KEJADIAN
2018 16
2019 11
2020 38
2021 51
2022 9
Per 20 Februari 2023 42
KECAMATAN TERDAMPAK LONGOR
Poncol
Plaosan
Parang
Panekan
Sumber : BPBD Magetan Editor : Hengky Ristanto