Pelaksanaannya vakum hingga waktu tidak ditentukan. ‘’Karena alokasi untuk Magetan dari Bulog (Ponorogo, Red) sementara habis, belum tahu ada lagi tidaknya operasi pasar,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Magetan Sucipto.
Sucipto mengungkapkan, OP beras 18 kali digelar di pasar tradisional dalam sebulan terakhir. Total bulog menggelontorkan 80 ton beras jenis medium. BUMN itu membanderol Rp 8.500 per kilogram atau di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp 9.450. ‘’Karena lebih murah jadi cepat habis,’’ ujarnya.
Ihwal operasi pasar minyak goreng (migor), Sucipto menilai kenaikan harganya belum mengkhawatirkan. Pihaknya memantau, harga migor curah Rp 14.900 per liter, kemasan sederhana (Rp 17.500), dan MinyaKita (Rp 16.500). ‘’Saat ini masih koordinasi dengan Pemprov Jatim,’’ ucapnya. (hyo/kid/cor) Editor : Hengky Ristanto