Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tidak Semua Prasasti Punya Juru Pelihara

Hengky Ristanto • Minggu, 12 Maret 2023 | 00:00 WIB
TERAWAT: Suasana Candi Sadon. Lokasi tersebut menjadi salah satu dari 19 ODCB di Magetan yang memiliki jupel. (APRILITA SARI/JAWA POS RADAR MAGETAN)
TERAWAT: Suasana Candi Sadon. Lokasi tersebut menjadi salah satu dari 19 ODCB di Magetan yang memiliki jupel. (APRILITA SARI/JAWA POS RADAR MAGETAN)
MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Salah satu unsur penting keamanan ODCB adalah juru pelihara (jupel). Saat ini, sejumlah ODCB telah memenuhi unsur tersebut. ''Saat ini, jupel diprioritaskan ke situs yang benar-benar perlu dijaga dan dirawat,'' kata Abdul Rohman, pegiat budaya Magetan, kemarin (10/3).

Abdul mengungkapkan, jupel di kabupaten ini terbagi menjadi tiga kategori. Yakni, jupel yang disediakan pemkab di 19 lokasi, provinsi empat, dan Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan atau sekarang disebut badan pelestari kebudayaan (BPK) di dua lokasi. ‘’Pertanyaannya, kenapa tidak semua ODCB memiliki jupel,’’ ujarnya.

Abdul menyampaikan, sebenarnya banyak  desa bersedia menjaga ODCB. Namun, terkendala keberagaman keyakinan masyarakat. Ada yang setuju merawat, beberapa tidak menghendaki lantaran ODCB dikait-kaitkan dengan mistisme. ‘’Kebanyakan masyarakat takut jika benda dipindah menyebabkan terjadinya balak (hal buruk, Red),’’ ujarnya.

Terpisah, staf Disparbud Magetan Kurnia Damayanti mengungkapkan bahwa tugas Jupel melakukan pemeliharaan dan penjagaan. Perihal tidak semua ODCB ada jupel, perihal dana disebut-sebut sebagai kendala. ‘’Dari pemkab ada anggaran untuk jupel, nominalnya berapa kurang tahu,’’ kata Kurnia. (mg1/den) Editor : Hengky Ristanto
#ODCB Magetan #BPCB Trowulan #candi saon #candi di Magetan