Dinas Perhubungan (Dishub) Magetan, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelola Prasarana Perhubungan (P3) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Madiun, Jasa Raharja serta Satlantas Polres Magetan telah melakukan inspeksi angkutan (ramp check) di Terminal Maospati. ‘’Kami lakukan pengecekan kendaraan umum menjelang lebaran,’’ terang Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Madiun, Harry Murcahyo.
Ramp check itu meliputi pemeriksaan ban, lampu, hingga tes kesehatan dan urine para pengemudi bus. Satu bus angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dinyatakan tidak laik jalan. ‘’Ada penyimpangan trayek. Seharusnya bus itu tidak masuk terminal ini, karena bukan AKDP,’’ ungkapnya.
Seluruh petugas all out melakukan pemeriksaan. Diperkirakan, bakal terjadi peningkatan pemudik pada lebaran di tahun ini. Mengingat kini sudah terbebas dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). ‘’Masyarakat tetap diimbau melakukan vaksinasi sebelum menempuh perjalanan antar kota,’’ terangnya.
Penguji Penyelia Dishub Magetan Husni Faisal Fahmi menambahkan inspeksi keselamatan angkutan menjelang lebaran kali ini sasarannya kondisi teknis dan administrasi. Dia memperingatkan kendaraan yang kondisi ban sudah halus atau lampu tidak menyala sangat membahayakan. ‘’Sedangkan pada administrasi banyak ditemukan bukti lulus uji tidak tertempel, sertifikat uji tidak dibawa, bahkan ada bus yang telat bayar pajak,’’ bebernya.
Sejauh ini, ramp check belum menyasar kendaraan di daerah wisata. Itu baru dilakukan H+lebaran seiring hadirnya wisatawan di tempat wisata. ‘’Inspeksi keselamatan kali ini disimpulkan uji tenis kelayakan sekitar 97 persen layak. Hampir semua kendaraan lulus uji,’’ terangnya.
Sopir bus juga menjalani tes kesehatan bersama Jasa Raharja dan Dinas Kesehatan. Dari 20 sopir yang dicek, satu orang didapati gula darahnya tinggi, yakni 599. ‘’Yang bersangkutan sudah diberi obat. Untuk tes urin hasilnya nihil,’’ pungkasnya. (mg1/fin) Editor : Hengky Ristanto