Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mayat Terbungkus Karpet yang Ditemukan di Flyover Tol Ngawi Ternyata Warga Magetan

Budhi Prasetya • Rabu, 5 Juli 2023 | 17:30 WIB

DUKA: Suasana rumah Samiran di Desa Pragak, Parang, kemarin (4/7). (APRILITA SARI/JAWA POS RADAR MAGETAN)
DUKA: Suasana rumah Samiran di Desa Pragak, Parang, kemarin (4/7). (APRILITA SARI/JAWA POS RADAR MAGETAN)
 

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Penelusuran identitas temuan mayat di sekitar Km 557-800 ruas tol Ngawi-Solo pada Kamis (29/6) lalu mengarah ke Magetan. Dugaan polisi bahwa mayat tersebut adalah Samiran warga Desa Pragak, Parang, benar adanya. ‘’Benar, jenazah sudah dimakamkan sore ini,’’ kata Erni, keponakan Samiran, kemarin (4/7).

Kepastian itu didapat setelah anak dan istri Samiran diminta datang ke Polres Ngawi untuk keperluan pencocokan DNA. ‘’Anak dan cucu saya ke Polres Ngawi hari ini (kemarin),’’ ungkap Samini, mertua Samiran.

Samini menyampaikan, Samiran sudah tidak pulang sejak Jumat (23/6). Upaya menghubungi lewat telepon tidak membuahkan hasil. Handphone si menantu tidak aktif.  ‘’Harapan keluarga, (mayat,Red) yang ditemukan di Ngawi itu orang lain,’’ ungkap perempuan 70 tahun itu.

Diberitakan sebelumnya, Polres Ponorogo bertolak ke Ngawi usai penemuan mayat itu. Diduga, mayat tersebut korban pembunuhan di rumah kontrakan masuk Dusun Jatisari, Desa Semanding, Jenangan, Ponorogo, beberapa hari lalu. (ril/den)

Editor : Budhi Prasetya
#korban pembunuhan #polres ngawi #mayat terbungkus karpet