MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah pedagang di lantai dua Pasar Baru Magetan (PBM) tak bisa berbuat banyak. Mereka harus meninggalkan tempat jualan. Buntut perbaikan bangunan di lokasi tersebut.
‘’Daripada bermasalah kami patuhi aturan,’’ kata Siti Fatimah, seorang pedagang PBM, kemarin(1/8).
Lantai dua PBM tengah diperbaiki saat ini. Pemkab berencana menyulap lokasi tersebut menjadi lebih modern. Alhasil, 138 pedagang bedak harus mengemasi perkakas serta barang jualannya.
‘’Sudah disosialisasikan sebelumnya.Tapi, bingung mau jualan di mana selama tempat diperbaiki,’’ ujar Siti.
Hal serupa dirasakan seorang pedagang yang enggan namanya disebutkan. Penjual pakaian muslim itu memilih istirahat di rumah sambil menunggu perbaikan selesai.
‘’Semua pedagang bedak sudah berkemas,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan Kiki Indriyani mengungkapkan, pedagang bedak boleh berjualan. Asal, lanjut dia, pedagang tidak merasa terganggu dengan aktivitas rehabilitasi.
‘’Tidak ada relokasi, para pedagang bedak bisa tutup bergantian,’’ kata Kiki.(ril/den)
Editor : Budhi Prasetya