MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Calon mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Magetan bakal memerlukan biaya transportasi yang lebih. Itu seiring pembatalan penggunaan gedung Politeknik Akademi Teknik Kulit (ATK) Yogyakarta di Kelurahan Mangkujayan, Magetan, sebagai tempat perkuliahan.
‘’Sesuai rencana memang akan menggunakan gedung ATK. Namun, tidak jadi setelah ada pertimbangan internal dari kami,’’ kata Direktur Humas dan Informasi Publik UNESA Vinda Maya Setianingrum kemarin (11/8).
Sebelumnya, pihak Unesa berencana menggunakan gedung ATK sebagai tempat kuliahan sementara. Sebab, pembangunan gedung perkuliahan sebenarnya di Jalan Barat, Kelurahan/Kecamatan Maospati, belum selesai.
Baca Juga: Kampus Belum Jadi, Kampus Satelit Unesa Sudah Buka Pendaftaran
Kendati belum diketahui pasti berapa jumlah calon mahasiswa Unesa Kampus Magetan, mereka bakal terdampak pembatalan rencana itu. Sebab, lokasi perkuliahan semakin jauh dari kabupaten ini.
‘’Perkuliahan sementara dilakukan di kampus utama di Surabaya,’’ ungkap Vinda.
Vinda menyampaikan, perkuliahan di kampus utama di Surabaya bagi mahasiswa baru Unesa Kampus Magetan bersifat sementara. Rentang waktunya, sampai pembangunan gedung di Magetan rampung.
‘’Mengenai target pembangunan, rencananya tahun depan sudah bisa digunakan sebagai tempat kuliah untuk delapan prodi,’’ ujarnya.
Baca Juga: Progres Kampus Cabang Unesa Separo Jalan
Unesa Kampus Magetan membuka delapan prodi. Yakni, S1 Manajemen; S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi; S1 Teknik Informatika; dan S1 Ilmu Komunikasi. Kemudian, S1 Ilmu Hukum, S1 Pendidikan Matematika, S1 PGSD, dan S1 Sastra Inggris.
‘’Perkuliahan dimulai 25 Agustus,’’ pungkasnya. (ril/den)
Editor : Budhi Prasetya