MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pendapa Surya Graha, Magetan, sarat nuansa perjuangan. Itu seiring berkumpulnya berbagai kalangan perintis kemerdekaan di lokasi tersebut kemarin (14/8).
Seperti, Legiun Vetran Republik Indonesia (LVRI), Persatuan Intri Veteran Republik Indonesia (PIVERI), dan Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC 45), setempat.
‘’Ada pengorbanan yang tidak bertepi dari para veteran, kewajiban kita mengisi kemerdekaan dengan hal-hal baik,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto.
Kang Woto, sapaan bupati, menilai bahwa para veteran berjuang agar anak cucu bangsa ini tidak menderita. Sekarang, lanjut dia, musuh negeri ini bukan lagi seperti Belanda dan Jepang yang dahulu menjajah.
‘’Musuh saat ini adalah kemiskinan, kebodohan, dan korupsi,’’ ujarnya.
Bupati mengajak masyarakat menghindari hal-hal yang menjadi musuh bangsa saat ini. Bentuk penghargaan bagi para pejuang yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk kemerdekaan yang dapat dinikmati hingga saat ini.
‘’Sebagai generasi penerus bangsa kita harus melanjutkan peran mereka untuk menjaga NKRI,’’ ungkapnya.
Ketua LVRI Magetan Sayuti mengatakan, para veteran akan meningkatkan, menjaga, dan mempertahankan keutuhan NKRI. Serta, melestarikan semangat berbangsa dan bernegara kepada masyarakat.
‘’Harapan kami untuk para generasi muda bangsa ini dapat membawa marwah bangsa menjadi bermartabat dan lebih baik. Perjuangan melawan penjajahan telah kami perangi,’’ ungkap Sayuti. (ril/den)
Editor : Budhi Prasetya