MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Beragam acara digelar untuk memperingati HUT Ke-78 RI. Seperti yang dilakukan oleh Paguyuban Batik Magetan ini. Mereka memilih membuat batik bertema Merah-Putih pada sebuah kain hari Rabu (16/8) lalu.
‘’Ini kolaborasi dari 17 IKM (industri kecil menengah),’’ kata Wakil Ketua Paguyuban Batik Magetan Rullis Abidah.
Rullis menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rasa kecintaan para perajin batik pada NKRI. Bukti kemerdekaan dalam membatik dirasakan para IKM. Saat ini mereka bebas menciptakan motif.
‘’Tujuh motif cap asli Magetan untuk batik Merah-Putih ini,’’ ungkapnya.
Tujuh motif itu meliputi motif bunga Wijaya Kusuma, Tunas Rosan, Batik Jero, Kacang, Pisang Radja, Burung, dan Lintang Semut.
‘’Batik ini akan kami jadikan kenangan persatuan,’’ ujarnya.
Kabid Industri Non Agro Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan Suwarno mengungkapkan, pembuatan batik Merah-Putih tak sekadar memperingati kemerdekaan. Namun, juga sebagai ruang bertukar teknik membatik.
‘’Ini merupakan pembelajaran bagi perajin batik,’’ kata Suwarno. (ril/den)
Editor : Budhi Prasetya