MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Melonjaknya harga sejumlah bahan pokok coba ditekan Pemkab Magetan. Bersamaan momen HUT ke-78 Kemerdekaan RI, Disperindag Magetan menggelar pasar murah di Desa Banjarpanjang, Ngariboyo, kemarin (18/8).
Bupati Magetan Suprawoto berharap, keberadaan pasar murah itu bisa membantu masyarakat untuk mencukupi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sekaligus menjaga stabilitas stok komoditas.
‘’Ini untuk membantu masyarakat karena kita tahu dua tahun terkena pandemi Covid-19 dan saat ini ekonomi belum pulih sepenuhnya,’’ katanya.
Sebanyak 1.830 kupon disediakan disperindag bagi warga Desa Banjarpanjang dan sekitarnya untuk pembelian kebutuhan pokok bersubsidi yang dijual di pasar murah itu. Di antaranya, beras, daging, telur, gula, minyak goreng, bumbu dapur, mi instan, susu, dan sirup.
‘’Supaya masyarakat berpenghasilan rendah bisa membeli sembako dengan harga terjangkau,’’ imbuh Sekretaris Disperindag Magetan Moh. Anwar Handoko.
Di pasar murah itu, beras kemasan 5 kilogram dijual Rp 42,5 ribu, 1 liter minyak goreng Rp 14 ribu, dula pasir Rp 11 ribu per kilogram, dan telur Rp 22 ribu. Sedangkan daging ayam Rp 12 ribu per setengah kilogram dan daging sapi Rp 22 ribu per seperempat kilogram. ‘’Rata-rata setiap komoditas kami subsidi 5-18 persen dari harga pasar,’’ ujar Handoko.
Kegiatan pasar murah itu juga melibatkan dinas tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan ketahanan pangan (DTPHPKP), disnakkan, dan PKK. ‘’Setelah ini, pasar murah ganti digelar di tempat lain agar persebaranya merata,’’ tandasnya. (ebo/isd/*)
Editor : Mizan Ahsani