MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua remaja asal Ngawi tewas usai terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di tanjakan Ngwolo masuk Desa Dadi, Plaosan, Kamis (14/9) pukul 10.00. Diduga, kedua pelajar tewas kecelakaan itu sedang bolos sekolah. Mereka berseragam SMPN 1 Kedunggalar, Ngawi.
‘’Keduanya berboncengan motor dengan mesin dimatikan, sepertinya tidak tahu jalur yang dilalui turunan tajam,’’ kata Lindu, warga setempat.
Remaja nahas itu adalah Tra, 13, dan Nas, 13. Sama-sama warga Desa/Kecamatan Kedunggalar, Ngawi. Tra dan Nas meregang nyawa usai Honda Supra 125 nopol BM 6052 VN menabrak pohon mahoni tepi jalan.
Keduanya seketika tersungkur ke parit. ‘’Dua korban itu tidak pakai helm, luka parah di bagian kepala,’’ ungkap Lindu, menjelaskan situasi pelajar tewas kecelakaan di Sarangan tersebut.
Baca Juga: Skrining Dampak Rokok, Ratusan Siswa Dites Pakai Alat Smokerlyzer
Warga yang mendengar teriakan minta tolong dari beberapa teman korban, seketika berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP). Lindu berhitung, total ada tujuh remaja. ‘’Rombongan remaja itu sepertinya masih SMP,’’ ujar Lindu.
Saat dievakuasi, dua korban mengenakan kaos dan jaket serta celana seragam. Ikat pinggang yang dipakai bertuliskan SMPN 1 Kedunggalar, Ngawi. ‘’Satu langsung meninggal di lokasi, satunya lagi meninggal saat di mobil ambulance,’’ ungkapnya.
Di tempat terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Iptu Agus Suparno membenarkan laka tunggal tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. (ril/den)
Editor : Mizan Ahsani