MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Ruas jalan Ngerong-Sarangan bukan akses wisata. Jalur lama yang dikenal dengan tanjakan Ngwolo itu sangat ekstrem. Selain sangat menanjak, jalur juga sarat tikungan tajam. Kelewat bahaya bagi pengendara yang tidak menguasai medan.
‘’Potensi laka lantas tinggi, terutama bagi wisatawan,’’ kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan Iptu Agus Suparno kemarin (14/9).
Tingginya potensi kecelakaan di jalur tersebut bukan isapan jepol belaka. Buktinya, dua remaja asal Ngawi tewas di tanjakan Ngwolo kemarin (14/9).
Baca Juga: Bolos Sekolah, Dua Pelajar Tewas Kecelakaan di Sarangan
Pada libur Lebaran April lalu, seorang perempuan meregang nyawa di jalur tersebut. Itu setelah Toyota Innova S 1420 NR yang ditumpangi nyungsep ke lahan pertanian.
‘’Kejadian di momen Idul Fitri itu, kendaraan juga melaju turun. Sopirnya tidak paham jalur ekstrem,’’ ungkap Agus.
Agus menyampaikan, telah dipasang larangan melintasi tanjakan Ngwolo. Peringatan tersebut ditujukan kepada wisatawan luar daerah untuk mengantisipasi kecelakaan.
‘’Himbauan itu agar dipatuhi pengendara ketika berwisata ke Telaga Sarangan,’’ pungkasnya. (ril/den)
Editor : Budhi Prasetya