MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Masyarakat Magetan terus diberi banyak pilihan program kontrasepsi. Dalam memberikan solusi kontrasepsi yang efektif, RSIA Samudra Husada Magetan menggandeng pemerintah membuka layanan kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW).
Yakni melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPKB PPPA) Magetan.
MOW atau tubektomi merupakan prosedur sterilisasi pada wanita yang bertujuan untuk mencegah kehamilan permanen.
Dalam prosedur ini, dokter akan melakukan pengikatan atau pemotongan tuba falopi sehingga mencegah pertemuan antara sel telur dan sperma.
Direktur RSIA Samudra Husada Magetan dr Rofiana Komalasari mengatakan, program MOW ini pertama kali dibuka di RSIA.
"Ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung program KB pemerintah untuk memperjuangkan kesehatan ibu," katanya, kepada Radar Madiun.
Peserta yang akan menjalankan MOW perlu mendapat persetujuan dari pasangan. Selain itu, juga melalui proses skrining.
Peserta juga akan diseleksi terlebih dulu oleh petugas sebelum tindakan. "Kami telah melakukan sesuai dengan prosedur yang ada. Jadi dipastikan aman," sebutnya.
RSIA Samudra Husada Magetan mempersiapkan tim medis yang berpengalaman yang didukung peralatan medis memadai.
Tim medis RSIA Samudra Husada Magetan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien.
Sebelum menjalani operasi, pasien akan diminta mengikuti skrining kesehatan awal dan cek laboratorium untuk mengetahui apakah pasien bisa menjalani MOW atau tidak.
"Setelah operasi, pasien dipindahkan ke ruang pemulihan yang nyaman serta diberikan perawatan dan perhatian khusus untuk pemulihan yang optimal," jelasnya. "Layanan MOW ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga," imbuh Rofiana. (ebo/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani