Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

IPAL Senilai Rp 1,1 Miliar Tak Bekerja Maksimal, Pemkab Bangun Bak Pengendapan di Kampung Susu

Budhi Prasetya • Selasa, 19 September 2023 | 16:30 WIB

BERPROSES: Suasana pembangunan bak pengendapan IPAL di KSL, Singolangu, Sarangan, Plaosan. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)
BERPROSES: Suasana pembangunan bak pengendapan IPAL di KSL, Singolangu, Sarangan, Plaosan. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Masalah pencemaran air di Magetan coba diatasi. Pemkab dengan menambah bak pengendapan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). 

Bak pengendapan IPAL tersebut berlokasi di kawasan Kampung Susu Lawu (KSL) masuk Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Plaosan. 

"Kinerja IPAL tidak maksimal, tahun ini dibangun bak pengendapan besar,’’ Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan Cahya Fikri kemarin (18/9).

Baca Juga: Pembangunan IPAL Lindi di TPA Dadapan Pacitan Terkendala Lahan

Fikri mengklaim, ketidakmaksimalan IPAL disebabkan beberapa hal. Seperti, pembuangan kotoran ternak yang sembarangan.

Sehingga, pengendapan di IPAL yang dibangun 2022 dengan dana Rp 1,1 miliar untuk 150-300 ekor ternak itu kelewat banyak.

"Perjanjian awal, kotoran sapi tidak masuk IPAL, cuma airnya saja," ujarnya.

Dana penambahan bak pengendapan IPAL mencapai Rp 700 juta dari APBD 2023. Target selesai November.

Baca Juga: Anggaran Menipis, Proyek IPAL Kampung Susu Lawu Batal

Selain itu, jaringan perpipaan dari kandang-kandang menuju IPAL belum selesai dikerjakan tahun juga lalu dilanjut.

"Ini juga untuk menaikkan indeks kualitas air," ungkap Fikri. (ril/den)

Editor : Budhi Prasetya
#magetan #ipal #Pengolahan air limbah #Kampung Susu