MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Lonjakan jumlah wisatawan diiringi dengan kenaikan angka produksi sampah di Magetan.
Selama libur panjang Natal, dari Minggu (24/12) hingga Selasa (26/12), produksi sampah se-kabupaten Magetan naik sebanyak empat persen.
"Jumlah sampah dari kawasan wisata Telaga Sarangan cukup signifikan,’’ kata Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan Eny Purwanti, Rabu (27/12).
Eny mengungkapkan bahwa rata-rata angka produksi sampah di hari normal mencapai 40 ton per hari.
Usai libur panjang Natal, produksi harian sampah naik empat persen. Dari jumlah itu, tambahan produksi sampah dari objek wisata.
Sebanyak 39 persen tambahan sampah dari kawasan wisata Telaga Sarangan. Jenis sampah saat libur Natal cukup beragam.
"Kebanyakan sampah jenis plastik dari sisa bungkus makanan,’’ bebernya.
Di sisi lain Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milangasri kini kondisinya sudah overload.
Kenaikan produksi sampah selama liburan ini kian membuat kondisi TPA itu semakin mengkhawatirkan.
"Produksi sampah diprediksi akan terus meningkat melebihi rata-rata hari normal, setidaknya sampai tahun baru nanti. Itu karena akan ada banyak yang mudik dan berwisata ke Magetan,’’ pungkasnya. (ril/naz)
Produksi Harian Sampah di Magetan
- 40 ton per hari saat hari normal
Saat Liburan
- Naik 4 persen sampah secara keseluruhan (se-kabupaten)
- Naik 39 persen khusus dari kawasan Telaga Sarangan
(Sumber: DLH Magetan)
Editor : Budhi Prasetya