MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Awal pekan ini, harga beras di Magetan masih betah nangkring di level tertinggi. Harga beberapa jenis bahkan tembus Rp 15 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut membuat tak urung membuat masyarakat resah. Bulog diharapkan segera mengambil langkah intervensi.
"Pekan depan kami mulai salurkan bantuan beras ke Magetan,’’ kata Kepala Cabang Bulog Ponorogo Aan Sugiarto, Senin (29/1).
Aan mengungkapkan, Magetan rencananya akan dikucuri bantuan pangan menyasar puluhan ribu kepala keluarga (KK).
Yakni 56.382 penerima bantuan pangan (PBP). Bantuan tersebut disebar ke 18 kecamatan.
Mekanismenya, masyarakat yang terdaftar sebagai PBP akan menerima penyaluran bantuan dari masing-masing desa.
"Tiap PBP nantinya akan mendapatkan bantuan 10 kilogram beras jenis SPHP (stabilisasi pasokan dan harga pangan),’’ jelas Aan.
Menurut Aan, langkah intervensi ini perlu diambil Bulog guna menekan harga beras yang masih tinggi saat ini.
Di sisi lain, penyaluran beras SPHP (ukuran lima kilogram) di pasaran juga dipastikan lancar setiap pekan.
"Semoga meringankan beban masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari,’’ tandasnya. (ril/naz)
Langkah Intervensi Bulog
- Menyalurkan bantuan pangan mulai pekan depan
- Sasarannya 56.382 penerima bantuan pangan (PBP)
- Penerima tersebar di 18 kecamatan
(Sumber: Bulog Ponorogo)
Editor : Budhi Prasetya