MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Magetan menjalani pemeriksaan kesehatan.
Dinas kesehatan (dinkes) dan kantor Kementerian Agama (kemenag) Magetan ingin memastikan ratusan CJH siap secara fisik dan kesehatan saat berangkat ke Tanah Suci.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan Suwantiyo mengatakan, ada sebanyak 282 CJH yang menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (5/2) kemarin.
Hasilnya, untuk sementara 21 CJH dinyatakan tidak lolos istithaah sementara.
"Kami hanya melakukan tes kesehatan CJH. Sedangkan untuk berapa kuota jemaah haji yang berangkat itu ada di kemenag,’’ katanya.
Suwantiyo menjelaskan jika para CJH yang belum lolos istithaah kesehatan tersebut dinyatakan belum mampu melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental dan perbekalan untuk sementara waktu.
Namun demikian, kata dia, mereka masih bisa melakukan pemeriksaan kesehatan kembali apabila kondisinya sudah membaik.
Sementara dua jemaah yang memang tidak lolos istithaah kesehtan lebih disebabkan karena sudah lanjut usia (lansia).
"Yang tidak lolos istithaah maka dinyatakan tidak bisa berangkat haji tahun ini,’’ pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 314 CJH asal Magetan bakal terbang ke Tanah Suci tahun ini.
Dari jumlah tersebut, baru sebagian kecil yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih).
Hal itu diungkapkan Operator Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Magetan Edy Purnomo.
"Baru ada sekitar 49 calon jemaah yang sudah melunasinya,’’ katanya, Senin (29/1) lalu.
Mereka yang sudah melunasi bipih, lanjut Edy Purnomo, sebelumnya sudah dinyatakan memenuhi syarat istitaah kesehatan. (ril/her)
Editor : Budhi Prasetya