Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tradisi Labuhan Sarangan: Cara Warga Lereng Lawu Ucap Syukur atas Hasil Bumi yang Melimpah

Aprilita Sari • Sabtu, 17 Februari 2024 | 23:30 WIB
TRADISI TURUN TEMURUN: Rangkaian prosesi Labuhan Sarangan di Telaga Sarangan, Jumat (16/2). (AJI PUTRA/RADAR MAGETAN)
TRADISI TURUN TEMURUN: Rangkaian prosesi Labuhan Sarangan di Telaga Sarangan, Jumat (16/2). (AJI PUTRA/RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan warga Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, berkerumun di tepian Telaga Sarangan, Jumat (16/2).

Para warga Magetan itu datang membawa rantang berisi makanan dan hasil bumi lainnya secara lengkap.

Tujuannya, untuk menggelar tradisi Labuhan Sarangan atau larung tumpeng sesaji.

Kegiatan ini sebagai wujud ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan dan alam yang ada di lereng Gunung Lawu terhadap masyarakat di lingkungan Sarangan.

‘’Tradisi ini digelar setahun sekali, setiap Jumat Pon bulan ruwah (Rajab),’’ kata Irin, warga Kelurahan Sarangan.

Makanan yang dibawa beragam. Ada yang membawa nasi tumpeng, ayam panggang, serta aneka lauk-pauk lain. Kerupuk atau peyek dan buah pisang juga dibawa.

Meski begitu, tidak ada ketentuan khusus apa yang harus dibawa warga untuk labuhan.

‘’Yang terpenting sedekah dengan hati yang ikhlas,’’ ujarnya.

Setelah tumpeng yang dibawa didoakan bersama, warga melarung tumpeng lengkap dengan lauknya ke telaga.

‘’Ini merupakan wujud syukur. Hidup kita di Sarangan berjalan aman dan damai,’’ terang Irin.

Sementara itu, Lurah Sarangan Sudiharto menerangkan bahwa Labuhan Sarangan dilakukan rutin setiap tahun. Adapun rangkaian acara tersebut dimulai sejak Kamis (15/2).

Masyarakat menyembelih kambing di punden, lalu dilanjutkan tasyakuran dan tirakat. Pada Jumat, digelar tradisi labuhan dengan tumpeng Gono Bahu dilarung ke tengah telaga.

Tradisi ini ditutup pementasan kesenian reog. ‘’Tahun ini sederhana karena masih nuansa pemilu,” pungkasnya. (ril/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#magetan #labuhan #tradisi #sarangan