MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Misriani, pemilik warung kopi di Desa Ronowijayan, Maopati, Magetan, dibuat kaget, Kami (29/2) kemarin.
Pasalnya, tubuh Paimun terbujur diam di dalam kamarnya yang jadi satu dengan warung kopi miliknya.
Lelaki berumur 49 tahun itu diktahui warga Kelurahan/Kecamatan mangunharjo, Kota Madiun. Itu jika menilik dari kartu identitas yang dibawa.
Dari informai yang dihimpun, saat baru datang di warung kopi terebut, Paimun sempat mengeluhkan nyeri di dada.
Kepada Misriani, Paimun sempat minta tolong untuk dikeroki dan dibuatkan jamu anti-masuk angin dan segelas air putih hangat.
Tak hanya itu, dia juga minta dibuatkan susu jahe hangat sebelum akhirnya masuk ke dalam kamar. Katanya ingin istirahat.
"Nah, saat mengantarkan susu jahe tersebut mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Karena ketika dibangunkan tidak kunjung bangun-bangun,’’ terang Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo, Kamis (29/2) kemarin.
Dari hasil pemeriksaan medis oleh pihak Puskesmas Maospati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Paimun.
Tapi, berdasarkan keterangan keluarga yang bersangkutan, Paimun memang memiliki riwayat penyakit lambung.
"Tidak sampai diotopsi. Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,’’ ujarnya. (ril/her)
Editor : Budhi Prasetya