Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Legislator Perempuan DPRD Magetan Berkurang Satu, Empat di Antaranya Petahana, Berikut Nama Caleg Berpotensi Terpilih

Aprilita Sari • Senin, 18 Maret 2024 | 17:30 WIB

 

ILUSTRASI FOTO : Ruang sidang DPRD Magetan.  Pengesahan APBD-P 2024 terancam molor.
ILUSTRASI FOTO : Ruang sidang DPRD Magetan. Pengesahan APBD-P 2024 terancam molor.
 

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Keterwakilan perempuan dalam politik secara umum memang masih jauh dari kata menggembirakan.

Termasuk juga di Magetan. Calon legislator perempuan yang kemungkinan kuat terpilih menjadi anggota DPRD Magetan lima tahun mendatang hanya berjumlah enam orang.

Jumlah itu hanya 13 persen dari total kursi DPRD Magetan periode 2024–2029. Pun, itu sudah berkurang satu orang bila dibanding periode sebelumnya (selengkapnya lihat grafis).

Pengamat politik dari Local Government and Political Research Institute (LoGoPoRi) Magetan Muries Subiyantoro tak luput menyoroti perihal keterwakilan perempuan dalam politik tersebut.

Ia menyebut jika enam calon anggota legislatif (caleg) perempuan yang berpeluang lolos duduk di kursi gedung dewan berasal dari lima daerah pemilihan (dapil).

"Kecuali di dapil Magetan IV (Takeran, Kawedanan, Nguntoronadi). Karena di dapil tersebut caleg yang lolos semuanya laki-laki,’’ terangnya, Minggu (17/3).

Mantan Ketua Bawaslu Magetan itu menjelaskan empat dari enam caleg perempuan terpilih itu merupakan petahana yang notabene merupakan caleg dari parpol besar.

Mereka adalah Rita Haryati dari PDIP, Krishtina Amik Yetmiati (Demokrat), Asmiyati (Golkar), dan Preminiwati (PKS).

Sedangkan dua caleg perempuan lainnya adalah pendatang baru. Yakni, Riyin Nur Asiyah (PKB) serta Nenus Trine Ningtiyas (PAN).

"Jika, dibandingkan dengan periode sebelumnya jumlah caleg perempuan yang berpotensi terpilih sama. Tapi, saat ini anggota dewan perempuan ada tujuh orang. Satu di antaranya, yakni Asmiyati berangkat dari pergantian antarwaktu (PAW),’’ bebernya.

Ketiga srikandi DPRD Magetan yang saat ini gagal terpilih kembali adalah Karmini dan Lasiyem dari PDIP, dan Endang Sulastri (Gerindra).  

‘’Melihat hasil yang ada untuk keterwakilan perempuan di DPRD Magetan masa periode 2024–2029 hanya sekitar 13 persen,’’ ungkapnya.

Meski begitu, Muries menyebut bahwa hal tersebut merupakan bagian dari risiko kompetisi politik.

Seharusnya, kalangan atau kelompok perempuan di Indonesia berani mendorong perubahan aturan soal tingkat keterpilihan anggota dewan perempuan hingga 30 persen kursi di parlemen. 

‘’Saat ini, 30 persen keterwakilan perempuan hanya sebagai syarat pencalonan saja. Sedangkan untuk hasil berdasarkan suara (pilihan) masyarakat,’’ jelas Muries.

Uniknya lagi, kata Muries, komposisi legislator perempuan itu nantinya terbagi merata di enam parpol.

Dengan begitu, diharapkan keberadaan mereka bisa memperjuangkan kaum perempuan dalam pembangunan Magetan ke depannya.

‘’Jadi, masing-masing parpol ada keterwakilan perempuannya,’’ pungkasnya. (ril/her)

 

LEGISLATOR PEREMPUAN 2019-2024

Rita Haryati (PDIP)

Karmini (PDIP)

Lasiyem (PDIP)

Krishtina Amik Yetmiati (Demokrat)

Asmiyati (Golkar)

Endang Sulastri (Gerindra)

Preminiwati (PKS)

 

CALON LEGISLATOR TERPILIH 2024-2029

Rita Haryati (PDIP) incumbent

Krishtina Amik Yetmiati (Demokrat) incumbent

Asmiyati (Golkar) incumbent

Preminiwati (PKS) incumbent

Riyin Nur Asiyah (PKB)

Nenus Trine Ningtiyas (PAN)

Editor : Budhi Prasetya
#dprd #magetan #Caleg #perempuan