MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Antusiasme warga Magetan untuk mendapatkan uang pecahan baru menjelang Lebaran begitu tinggi.
Buktinya, warga langsung menyerbu sesi penukaran uang di kawasan Pasar Baru Magetan hari Rabu (20/3) kemarin.
Tak pelak, barisan antrean warga terlihat mengular di dekat mobil kas keliling milik Bank Indonesia (BI) yang diparkir di Jalan Pasar Baru.
Layanan penukaran uang baru dibuka pukul 10.00 WIB. Namun, sebagian warga sudah antre satu jam sebelumnya.
"Saya antre tukar uang tadi sejak pukul 09.30. Maksimal boleh tukar sebesar Rp 4 juta. Rencananya, pecahan uang baru ini akan saya bagikan kepada keponakan saat Lebaran,’’ terang Sari Okta Permatasari, warga Magetan.
Selain Sari, ada Ira Olivia yang sudah mengantre sejak pagi. Warga Madiun itu sengaja melakukan penukaran uang di Magetan karena kuota pendaftar di kotanya sudah penuh.
"Saya menukarkan uang sebanyak Rp 3,8 juta untuk dibagikan saat Lebaran nanti. Kalau tukar uang di sini (mobil kas keliling BI) pas,’’ katanya.
Kepala Pimpinan BI Kediri Moch. Choirur Rofiq memperkirakan, kebutuhan uang baru selama Ramadan hingga Lebaran di Madiun-Kediri Raya mencapai Rp 5,2 triliun.
Jumlah uang yang disebutkannya itu diklaim jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu.
Dia menambahkan, duit tersebut selanjutnya akan didistribusikan melalui penukaran uang kas keliling yang dilakukan BI maupun perbankan lain di wilayah operasionalnya.
"Tentunya ketersediaan uang ini memberikan kecukupan sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap uang kartal di momen Lebaran kali ini,’’ jelas Rofiq. (ril/her)
TENTANG PENUKARAN UANG BARU
Rp 1 juta (Rp 50 ribu sebanyak 20 lembar)
Rp 1 juta (Rp 20 ribu sebanyak 50 lembar)
Rp 1 juta (Rp 10 ribu sebanyak 100 lembar)
Rp 500 ribu (Rp 5 ribu sebanyak 100 lembar)
Rp 400 ribu (Rp 2 ribu sebanyak 200 lembar)
Rp 100 ribu (Rp 1 ribu sebanyak 100 lembar)
Editor : Budhi Prasetya