MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Selain terkenal dengan kerajinan kulit, Magetan juga dikenal dengan kerajinan bambu.
Momen jelang Lebaran digadang-gadang menjadi puncak peningkatan pesanan dari konsumen ke perajin.
Prediksi tersebut terbukti. ‘’Alhamdulillah pesanan mulai meningkat, khususnya produk keranjang parsel,” kata Suparno, perajin bambu di Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan, Jumat (29/3).
Suparno yang sudah puluhan tahun menggeluti kerajinan ini menilai tahun ini beda dari biasanya. Peningkatan pesanan begitu signifikan.
‘’Semua pasti mengalami peningkatan pesanan saat ini. Karena momennya jelang Lebaran. Kalau di tempat saya, pesanan saat ini naik 25-30 persen dibandingkan hari biasa,” terangnya.
Produk paling laris yakni keranjang parsel Lebaran berbahan bambu.
Pesanan tersebut datang dari Jogjakarta, Solo, Jombang, Kediri, dan Blitar serta Madiun Raya.
Pemesannya beragam, mulai rumahan untuk dijadikan hampers, pedagang, hingga produsen kue.
“Rata-rata satu pemesan itu kalau pesan langsung ribuan keranjang, tidak bijian. Meski begitu jika pesan bijian juga dilayani,” paparnya.
Pesanan di hari biasa biasanya seribu. Mendekati Lebaran, bisa bertambah hingga 1.500.
Sedangkan harganya tidak mengalami perubahan. Satu set kerajinan keranjang bambu dihargai Rp 35 ribu isi tiga keranjang.
‘’Untuk mempercepat pembuatan pesanan, kita beli anyaman bambu jadi dari perajin rumahan yang sudah kita ajari, jadi di sini tinggal pasang,” pungkasnya. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani