MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Gelombang mudik Hari Raya Idul Fitri diprediksi mulai hari Kamis (4/4) ini.
Sebanyak 290 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan tradisi tahunan saban momen lebaran itu.
Mereka disiagakan di sejumlah pos yang dianggap rawan terjadinya kepadatan kendaraan dan kecelakaan. Khususnya di kawasan perkotaan, objek wisata, jalan nasional dan tol.
Kapolres Magetan AKBP Satria Permana mengatakan, pengamanan arus mudik dan balik Lebaran berlabel Operasi Ketupat Semeru itu berlangsung mulai 4–16 April.
Dalam operasi tersebut tujuh pos pengamanan (pospam) dan pelayanan (posyan) didirikan (selengkapnya lihat grafis).
"Kami berharap operasi tahun ini berjalan dengan baik,’’ harapnya seusai memimpin apel gelar pasukan di Mapolres Magetan, Kamis (3/4).
Dalam Operasi Ketupat Semeru tahun ini, diungkapkannya ada beberapa hal yang ditekankan.
Selain pengamanan kelancaran arus mudi-balik Lebaran, potensi gangguan kamtibmas juga menjadi atensi.
"Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat dalam pelaksanaan operasi ini,’’ ujarnya. (ril/her)
POS PENGAMANAN LEBARAN
Pos Terpadu
- Terminal Maospati
Pos Pelayanan
- Tol Ngawi-Madiun Km 579 B
- Cemorosewu
Pos Pengamanan
- Barat
- Kebun Refugia Magetan
- Telaga Sarangan
- Alun-Alun Magetan