Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Artis Isa Bajaj Sayangkan Minimnya CCTV di TKP Kekerasan Anaknya: Jangan Selalu Setelah Ada Kejadian Baru Respon

Aprilita Sari • Minggu, 21 April 2024 | 16:47 WIB

HADAPI COBAAN: Isa Bajaj ditemui di tempat usahanya, tak jauh dari alun-alun. (APRILITA SARI/RADAR MAGETAN)
HADAPI COBAAN: Isa Bajaj ditemui di tempat usahanya, tak jauh dari alun-alun. (APRILITA SARI/RADAR MAGETAN)
MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Komedian Isa Bajaj menyampaikan permintaan maaf kepada teman-teman pemain basket di Magetan atas postingannya sebelumnya yang mungkin menyinggung atau menyudutkan mereka.

Pasalnya, TKP kekerasan terhadap anak perempuannya pada Kamis (18/4) lalu ada di dekat lapangan basket alun-alun.

Namun belakangan, setelah olah TKP, dimungkinkan pelaku penganiayaan terhadap putri artis bernama lengkap Isa Wahyu Prastantyo itu merupakan orang asing dan tidak bermain basket di alun-alun.

"Saya minta maaf atas postingan Instagram story saya sebelumnya jika kejadian itu berada di lapangan basket, sehingga mereka terasa tertuduh ataupun tersudutkan,” ujar Isa Bajaj.

Isa menerangkan, kondisi sang anak saat ini membaik. Tak separah di dua hari pertama usai kejadian.

"Setelah kejadian, sehari hanya kencing sekali dan selalu berteriak," ungkapnya.

"Di hari Sabtu ini tidak terlalu berteriak, tidak seperti hari-hari sebelumnya," sambung Isa.

Dia juga menyebut, penyelidikan kasus kekerasan terhadap putrinya terus begulir.

Minimnya CCTV di sekitar alun-alun menjadi kendala bagi polisi. "CCTV di lokasi kita olah TKP itu tidak ada," terangnya.

"Terkait pelaku itu orangnya seperti apa, pergi ke arah mana dan jalan mana yang dilewati, mudah-mudahan terekam CCTV di tempat-tempat lain,” tambahnya.

Isa menyayangkan minimnya CCTV di alun-alun. Sebab, area publik di Magetan ini selalu ramai.

Bahkan banyak anak-anak bermain di ruang terbuka hijau ini.

"Akan lebih baik jika di lokasi ada CCTV, karena bisa mematau lalu lintas juga. Jadi tidak hanya untuk memantau hal- hal seperti ini,” bebernya

"Jangan sampai setelah ada kejadian semacam ini, baru semua akan direspon atau dievaluasi," tuturnya, sembari menyebut psikolog akan mulai mendampingi pemulihan naknya pada pekan depan. (ril/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#kekerasan #magetan #artis #anak #isa bajaj #alun-alun