MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Empat bulan berjalan di tahun 2024, seratus lebih bencana terjadi di Magetan.
Berdasarkan data BPBD Magetan hingga 25 April, Magetan sudah dilanda 154 bencana.
Sebanyak 102 di antaranya dampak cuaca ekstrem seperti pohon tumbang.
‘’Total ada dua korban meninggal, dua luka ringan, dan satu luka berat,’’ kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi.
Selain dampak cuaca ekstrem, Magetan juga 10 kali dilanda banjir serta 42 kali tanah longsor.
Setelah dikalkulasi, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 281 juta.
Terdiri dari kerusakan rumah hingga hasil pertanian.
Letak geografis Magetan yang berada di lokasi pegunungan meningkatkan potensi bencana.
Intensitas hujan yang turun sebagai dampak El Nino juga mempengaruhi kondisi tersebut.
‘’Saat ini sedang peralihan dari penghujan ke kemarau atau istilahnya pancaroba. Masyarakat tetap harus berhati-hati,” paparnya.
Berdasarkan hasil prakiraan cuaca BMKG, pada tanggal 22-28 April Magetan diprediksi akan dilanda cuaca buruk.
‘’Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan,’’ jelas Eka. (ril/naz)
Data Kebencanaan
- 154 total kejadian
- 10 banjir luapan
- 42 tanah longsor
- 102 dampak cuaca ekstrem
Sumber: BPBD Magetan
Editor : Mizan Ahsani