MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Selama empat bulan berjalan dari Januari hingga April, banyak gelandangan dan pengemis (gepeng) terjaring razia satpol PP.
Jumlahnya mencapai 34 orang.
Ada beberapa lokasi yang rawan jadi tempat beraksinya gepeng. Salah satunya alun-alun.
‘’Kalau sudah menyamar, sulit terdeteksi petugas kami,’’ kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Magetan Gunendar, Jumat (10/5).
Dari 34 orang yang terjaring razia, lima di antaranya pengamen, 15 pengamen badut, tiga orang manusia silver, dua pengemis, dan sembilan anak punk.
Mereka berasal dari berbagai daerah.
Selain alun-alun, kawasan lain yang rawan yakni pusat keramaian di Sukomoro, Cempoko, Panekan, Goranggareng, Maospati, Karangrejo, dan Barat.
‘’Di beberapa titik seperti traffic light sudah dipasangi plang larangan sekaligus sanksi sesuai perda, namun tidak dipahami oleh mereka,” ungkapnya. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani