MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Tak perlu menunggu tua untuk merintis bisnis.
Itulah yang diyakini oleh Muhammad Imam Taufik, warga Desa Sidowayah, Kecamatan Panekan, Magetan.
Pengusaha muda berusia 29 tahun itu sukses mendirikan PT Ind Tera Cendani, pabrik parfum satu-satunya di Madiun Raya.
Bisnis yang beralamatkan Desa Sidowayah, Kecamatan Panekan itu sudah beroperasi satu tahun lebih.
Produknya telah merambah berbagai daerah dan menembus pasar ekspor.
"Bisa sebesar ini semua berkat tim, yang isinya anak-anak muda," kata Taufik.
Taufik menceritakan, pabrik parfum yang didirikannya itu berawal dari ketertarikannya pada industri parfum sejak tahun 2016 silam.
Setelah bersinggungan cukup lama dan banyak relasi, dia akhirnya mendirikan toko parfum di Bandung pada tahun 2019.
Dia mengaku, semua ilmu soal parfum dan industri parfum didapatkannya saat di Bandung.
Singkat cerita, penjualan produk parfumnya melalui media sosial dan marketplace laris manis.
Akhirnya, Taufik memutuskan mendirikan pabrik parfum sendiri di Magetan.
"Dulu hanya bermodalkan media sosial. Karena permintaanya banyak, akhirnya buka pabrik sendiri," ungkapnya.
Menurutnya, industri parfum sangat menjanjikan.
Saat ini, parfum menjadi salah satu kebutuhan wajib. Baik laki-laki maupun perempuan, parfum wajib dipakai saat bepergian.
Bahkan bagi kaum hawa, parfum menjadi salah satu barang yang wajib dibawa ke manapun pergi.
Dia mengatakan, produk PT Ind Tera Cendani yang dijual oleh mitra sudah mempunyai pasar nyaris di seluruh Indonesia.
Bahkan sudah ada produk yang menembus pasar Malaysia. Namun untuk pasar terbesarnya tetap di Jawa Barat.
"Peluangnya sangat luar biasa," ungkapnya.
Dia mengatakan bahwa saat ini memang fokus produk parfum.
Namun tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat akan merambah produk kosmetik lain.
Seperti skin care, body lotion, pembersih kulit, pembersih muka, penyegar kulit, sabun mandi, sampo, conditioner, bedak dan semua jenis cream.
Dirinya juga menyediakan apoteker khusus yang bertanggung jawab terhadap produk-produknya.
Selain itu, semua legalitas seperti izin, BPOM, sertifikat halal hingga Haki juga sudah dimiliki.
"Dalam waktu dekat, kita akan merambah ke produk-produk kosmetik lainnya," ucapnya. (sae/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani