Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tarik Perhatian Jemaah Asal Indonesia, PKL di Sekitaran Masjidil Haram Teriakkan Nama Jokowi

Aprilita Sari • Senin, 10 Juni 2024 | 22:00 WIB
MULAI PADAT: Para PKL di pinggir jalan Makkah ditertibkan seiring mobilitas jemaah calon haji yang meningkat menjelang puncak ibadah haji.
MULAI PADAT: Para PKL di pinggir jalan Makkah ditertibkan seiring mobilitas jemaah calon haji yang meningkat menjelang puncak ibadah haji.

MAKKAH, Jawa Pos Radar Madiun – Ada gula ada semut. Peribahasa ini layak untuk menggambarkan situasi di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi,  saat ini.

Seiring mendekati puncak ibadah haji tahun ini, sepanjang pinggir jalan dari Masjidili Haram hingga terminal Bus Shalawat Jiyad berderet pedagang kaki lima (PKL) dadakan.

Menurut kontributor Jawa Pos Radar Magetan Alief Sutantohadi, kondisi ini semakin ramai dengan kian banyaknya jemaah caloh haji (JCH)  yang sudah tiba di Makkah. 

"Bahkan sepanjang jalan sekitar satu kilometer selalu ramai JCH dan PKL yang bertransaksi perlengkapan dan suvenir haji,’’ katanya, Minggu (9/6).

Uniknya, hampir sebagian besar PKL memanggil para jemaah dengan bahasa Indonesia sepotong-sepotong,

"Jokowi seratus ribu halal". Mafhum, sebagian besar jemaah pangsa mereka memang berasal dari Indonesia yang terkenal doyan belanja.

"Sehingga untuk menarik perhatian mereka menyebut nama orang nomor 1 di Indonesia,’’ ungkapnya. 

Namun, dalam dua hari belakangan ini di sepanjang jalan tersebut sepi PKL. Rupanya pihak Askar (petugas keamanan) setempat telah menertibkannya.

Sebab, saat ini hampir semua jemaah tumplek blek di Makkah menjelang  puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Bahkan emperan pertokoan dan pinggir jalan kini mulai digunakan salat para jemaah karena pelataran Masjidil Haram sudah penuh,’’ terangnya.

Mendekati puncak ibadah haji, mulai 5 hingga 14 Juni nanti Bus Shalawat dijadwalkan berhenti melayani mobilitas jemaah ke masjid.

Semua layanan akan difokuskan pada puncak ibadah haji Armuzna yang dijadwalkan mulai 8 Dzulhijah atau 15 Juni mendatang.

“Alhamdulillah, sebagiam besar jemaah dari Magetan dalam kondisi baik-baik saja,’’ pungkasnya. (ril/sat)

 

Editor : Budhi Prasetya
#haji #magetan #masjidil haram #jemaah #pkl #jokowi