Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

IGD RSUD dr Sayidiman Magetan Disesaki Pasien Muntaber, Dokter Ungkap Faktor Penyebabnya

Aprilita Sari • Minggu, 14 Juli 2024 | 17:30 WIB
BEROBAT: Antrean keluarga pasien di ruang tunggu IGD RSUD dr Sayidiman, Magetan. Belakangan tren angka pasien IGD mengalami kenaikan. (AJI PUTRA/RADAR MAGETAN)
BEROBAT: Antrean keluarga pasien di ruang tunggu IGD RSUD dr Sayidiman, Magetan. Belakangan tren angka pasien IGD mengalami kenaikan. (AJI PUTRA/RADAR MAGETAN)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Gaya hidup dan kondisi iklim yang tak menentu memberikan pengaruh kesehatan masyarakat.

Buktinya, jumlah pasien di RSUD dr Sayidiman Magetan meningkat.

Salah satunya terlihat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Suasana ramai penuh pasien terlihat beberapa hari terakhir.

Mereka datang ke IGD dengan berbagai macam jenis gejala penyakit.

‘’Banyak di antaranya karena keluhan demam, nyeri perut, mual-mual, muntah dan diare (muntaber),’’ kata dr Madina Hanifati Mustikamaya, dokter jaga IGD RSUD dr Sayidiman.

Secara gejala, Madina menjelaskan, tidak ada peningkatan derajat keparahan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dia menyatakan bahwa kondisi tersebut masih wajar.

Sebab umumnya, anomali cuaca selalu diikuti dengan kenaikan kasus muntaber.

‘’Akhir-akhir ini karena perubahan cuaca, banyak demam tifoid ataupun deman berdarah (DB),’’ ungkapnya.

Menurutnya, tren peningkatan sejumlah penyakit itu didominasi oleh semua kalangan.

Ada orang tua, remaja, hingga anak-anak.

‘’Memang jika awal tahun lalu tren penyakit banyak menjangkit pasien anak-anak, tapi kalau kondisi saat ini lebih stabil untuk tren kasus anak dan dewasa,’’ terangnya. (ril/her)

Editor : Mizan Ahsani
#cuaca #kemarau #magetan #rsud #penyakit #anomali #pasien