MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi cuaca di Magetan saat ini tak menentu. Siang cuaca begitu terik, tapi sore hingga malam hujan mengguyur disertai dengan angin kencang.
Imbasnya, sejumlah rumah warga dilaporkan rusak gegara terdampak embusan angin kencang.
Kerusakan bervariasi. Mulai atap bangunan ambyar setelah diterpa embusan angin. Namun ada juga rumah warga yang rusak gegara pohon tumbang.
Di Kelurahan Manisrejo, Karangrejo, Magetan, misalnya. Sedikitnya 37 rumah warga dilaporkan rusak.
Tak hanya itu, warung, polindes dan rukan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Manisrejo juga rusak terdampak angin kencang.
Bahkan, satu unit mobil ringsek setelah sebuah pohon trembesi roboh dan menimpa rumah warga.
Kondisi di Kelurahan Karangrejo, tak jauh berbeda. Namun laporan kerusakan bangunan lebih banyak.
Setidaknya 49 rumah warga, puskesmas, koramil dan atap bangunan SDN Karangrejo, dilaporkan rusak.
Laporan bencana akibat angin kencang itu diungkapkan Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi.
"Untuk korban jiwa nihil, tetapi jumlah kerusakan cukup banyak. Dan, saat ini masih terus dilakukan pendataan,’’ ucapnya, Kamis (26/9).
Dirinya memperkirakan saat ini sudah mulai memasuki musim peralihan. Dari sebelumnya musim kemarau ke hujan.
"Memang pada musim peralihan seperti ini dampaknya (perubahan cuaca) cukup besar. Biasanya hujan turun dengan intensitas tinggi disertai angin kencang,’’ ungkapnya. (ril/her)
LAPORAN BENCANA Di MAGETAN
Kelurahan Manisrejo
37 rumah warga rusak ringan–sedang
Polindes dan Rukan Bhabinkamtibmas rusak ringan
Satu warung makan rusak
Kelurahan Karangrejo
49 rumah warga rusak ringan–sedang
Puskesmas dan Koramil rusak ringan
Atap bangunan SDN Karangrejo rusak ringan
Editor : Budhi Prasetya