Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tipis! Hasil Pilkada 2024 Magetan Hanya Selisih 0,31 Persen, Paslon Siapkan Tim Hukum Hadapi Gugatan

Aprilita Sari • Jumat, 29 November 2024 | 13:00 WIB
Ilustrasi pilkada serentak (JAWAPOS.COM)
Ilustrasi pilkada serentak (JAWAPOS.COM)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kontestasi Pilkada Magetan berlangsung begitu sengit.

Itu ditunjukkan dari hasil perolehan suara ketiga pasangan cabup-cawabup yang tidak terpaut terlalu jauh.

Versi hitung cepat, hasil pilkada pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Nanik Endang Rusminiarti-Suyatni Priasmoro (NIAT) memperoleh 137.347 suara atau 33,94 persen.

Suara mereka hanya berselisih 0,31 persen dengan paslon nomor urut 03 Sujatno-Ida Yuhana Ulfa (JADI).

Pasangan yang diusung PDIP, PKS, PPP dan Gelora itu meraup 136.083 suara atau 33,63 persen.

Sedangkan, paslon nomor urut 02 Hergunadi-Ahmad Basuki Babussalam (HEBAT) mengantongi 131.264 suara atau 32,44 persen.

Selisih suara ketiganya yang begitu tipis berpotensi memunculkan gugatan di kemudian hari.

Menghadapi kemungkinan itu, kubu pasangan Nanik-Suyatni menyatakan kesiapannya.

’’Kami sudah memfinalisasi 1.033 berkas C-1 dari seluruh TPS. Kami juga sudah menyiapkan tim hukum, jika seandainya nanti ada paslon lain yang akan membawa persoalan ini ke Mahkamah Konstitusi,’’ kata Juru Bicara Tim Pasangan Nanik-Suyatni, Didik Haryono, kemarin (28/11).

Tapi, sebelum itu pihaknya bakal memperkuat saksi ketika proses rekapitulasi di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Sebanyak empat akan diterjunkan untuk mengawasi tahapan tersebut yang sedianya akan dimulai hari ini (29/11).

’’Ya, saksi sengaja kami tempatkan berlapis di masing-masing kecamatan itu memang untuk mengawal C-1 karena hasil perolehan suaranya beda tipis sekali,’’ ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Baca Juga: Hasil Pilkada Magetan 2024 Sengit, Apakah Selisih Tipis Lanjut Dua Putaran? Ini Penjelasan Aturannya

Baginya, satu suara yang didapat sangat berharga. Karena itu, proses rekapitulasi perlu terus dikawal hingga ditetapkannya calon terpilih oleh KPU.

’’Makanya, kami terjunkan saksi berlapis ya tujuannya itu,’’ ungkap anggota DPRD Magetan itu.

Di pihak lain, kubu paslon nomor urut 03 Sujatno-Ida tak menampik perolehan suara mereka dengan pasangan Nanik-Suyatno selisih tipis.

’’Jadi, terkait data-data yang kami olah itu perlu diamankan sampai proses rekapitulasi di tingkat kabupaten selesai dilakukan,’’ kata Hendrad Subiyakto, Sekretaris Tim Pemenangan Paslon Sujatno-Ida.

Cabup nomor urut 03 Sujatno mengklaim dirinya unggul dibandingkan paslon lainnya berdasarkan hasil hitung cepat yang telah dilakukan tim.

Pun, dirinya mengapresiasi kerja keras relawan, koalisi partai, dan masyarakat atas sumbangsih suaranya.

’’Tidak lupa pada seluruh masyarakat, kami sampaikan kalau kita menang. Meskipun ada selisih perolehan suara yang begitu sangat tipis dengan paslon lainnya,’’ ujar mantan Ketua DPRD Magetan periode 2019–2024 tersebut.

Sementara itu, cabup nomor urut 02 Hergunadi memilih menunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU.

Dia tidak ingin berspekulasi dengan selisih perolehan suara antarpaslon.

’’Kami tunggu keputusan KPU. Sebelumnya, kami juga ucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari semua pihak selama ini,’’ ucapnya.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Hergunadi-Basuki, dr Pangajoman mengatakan sah-sah saja masing-masing paslon saling klaim kemenangan.

Mengingat hasil perolehan suara di antara mereka hanya berbeda tipis.

’’Pada akhirnya kan ya setelah hitung manual KPU jelas banyak yang salah tulis, ada yang salah jumlah. Jujur, waktu terjadi saling klaim itu kami belum selesai menjumlah,’’ tandasnya. (err/her)

Editor : Mizan Ahsani
#magetan #Nanik #Hasil Pilkada #selisih #Sujatno #2024