Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Curhat Almarhum Polisi Magetan Korban Penyerangan OTK di Papua Pegunungan: Tidak Bisa Naik Pangkat Perwira

Aprilita Sari • Minggu, 15 Desember 2024 | 02:54 WIB
SELAMAT JALAN: Ipda (Anumerta) Hidayat Suratnoharto Dimakamkan dengan upacara militer di Magetan, Sabtu 14 Desember 2024.
SELAMAT JALAN: Ipda (Anumerta) Hidayat Suratnoharto Dimakamkan dengan upacara militer di Magetan, Sabtu 14 Desember 2024.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jenazah Ipda (Anumerta) Hidayat Suratnoharto, yang gugur dalam tugas di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, tiba di Magetan pada Sabtu (14/12) sekitar pukul 16.00 WIB.

Jenazah disambut duka mendalam oleh keluarga, masyarakat setempat, dan rekan-rekan kepolisian.

Setibanya di Magetan, jenazah disalatkan di masjid dekat rumah duka.

Setelah itu, dilakukan upacara serah terima jenazah dari pihak keluarga kepada pihak kepolisian.

Upacara pemakaman secara militer digelar di pemakaman yang berjarak tidak jauh dari rumah duka.

Saat prosesi pemakaman, istri almarhum, Tuty Ariaswati, terlihat beberapa kali menguatkan diri sambil mengusap air mata.

Ia dirangkul putri pertamanya sepanjang upacara berlangsung.

“Almarhum sebelumnya menjabat sebagai Kasikeu Polres Lanny Jaya Polda Papua,” ujar Kabidkeu Polda Jatim Kombes Pol Singgih Rachmanto yang turut hadir dalam prosesi tersebut.

Almarhum Hidayat Suratnoharto lahir di Rembang, 8 Juli 1978. Ia adalah anak kedua dari pasangan Widoyoko dan Sukarti.

Mendiang meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Dalam tugasnya sebagai Kasikeu Polres Lanny Jaya, almarhum menerima tanda jasa Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun dan 16 Tahun.

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya, almarhum diberikan kenaikan pangkat luar biasa dari Aiptu menjadi Ipda (Anumerta).

“Dulu beliau pernah bilang tidak bisa meraih pangkat perwira, tapi sekarang almarhum menyandang pangkat Ipda (Anumerta),” ungkap Kombes Pol Singgih.

Almarhum meninggal pada Jumat (13/12) pukul 08.00 WIT di RS Jayapura, setelah terluka dalam serangan orang tak dikenal (OTK).

Selain Hidayat, rekannya Bripka Tri Yudha Argadianto juga gugur dalam insiden tersebut.

Kabidkeu Polda Jatim menjelaskan bahwa lokasi tugas almarhum termasuk daerah operasi rawan konflik.

“Di sana ada ancaman KKB. Sebenarnya situasi sudah kondusif karena dalam rangka pengamanan Pemilukada, tetapi serangan mendadak terjadi,” jelasnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan Polda Papua, apakah akibat luka tembak atau senjata tajam. Para pelaku terus dalam pengejaran oleh aparat. (ril/naz)

Editor : Mizan Ahsani
#penyerangan #polisi #magetan #takeran #Meninggal #Papua Pegunungan #korban #otk