MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Telaga Sarangan Magetan selama libur Nataru (Natal dan tahun baru) diimbau waspada.
Pasalnya, merujuk prediksi atau prakiraan cuaca BMKG, cuaca ekstrem masih menyelimuti wilayah Magetan selama libur Nataru.
Prediksi itu dibbuktikan dengan hujan disertai angin kencang beberapa kali melanda objek wisata Telaga Sarangan, kendati pagi harinya cuaca cerah.
Seperti yang diungkapkan oleh Laila Siti Nurjanah, wisatawan asal Trenggalek, Jawa Timur.
"Pagi tadi cuaca di Sarangan cukup cerah, bahkan ada pelangi. Namun, sekitar pukul 10.00, tiba-tiba mendung datang, angin kencang bertiup, lalu gerimis,” ucapnya.
Apa yang disampaikan wisatawan itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan Joko Trihono.
Joko yang juga berada di sekitar Telaga Sarangan menjelaskan, cuaca di salah satu wisata andalan Magetan itu saat ini kerap berubah-ubah. Karena itu, ia minta masyarakat selalu waspada.
"Kami mengimbau wisatawan yang berkunjung untuk menjaga diri. Jangan lupa membawa obat-obatan pribadi, karena cuacanya bisa cukup dingin,” kata Joko.
Lebih lanjut, Joko mengingatkan pelaku usaha wisata di sekitar Telaga Sarangan untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem.
Hal ini sesuai dengan hasil rapat koordinasi (rakor) mitigasi bencana yang menekankan pentingnya kewaspadaan.
Kondisi cuaca dan alam, kata Joko, bisa dengan cepat berubah di musim hujan seperti sekarang ini.
"Dengan kewaspadaan yang tinggi, semoga tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan,” tandasnya. (ril/naz)
Seputar Wisata Telaga Sarangan Magetan
- 9 ribu wisatawan berkunjung di hari Natal (25/12)
- 4 ribu wisatawan di H+1 Natal kemarin (data hingga pukul 11.00)
- Puncak kunjungan wisatawan diprediksi pada Sabtu (28/12)
(Sumber: Disbudpar Magetan)
Editor : Budhi Prasetya