MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Pelaksanaan program makan bergizi gratis di Magetan memasuki hari kedua.
Cakupan program makan bergizi gratis (MBG) pada hari Selasa 7 Januari 2025 itu lebih luas dibandingkan hari pertama.
Tercatat total ada 2.913 porsi yang didistribusikan ke 19 sekolah. Diharapkan pada termin kedua, jumlah porsi dapat meningkat hingga 6.000 porsi.
Pantauan di SDN Tambran, terlihat beberapa siswa menghabiskan makanan mereka. Kotak makan berisi beragam menu MBG itu bersih tanpa sisa.
Namun ada pula yang menyisakan makanannya. Subekti, guru SDN Tambran, menyampaikan bahwa menu makanan yang disediakan sudah baik.
Dirinya menyampaikan jika sejumlah siswa kelas I SD tidak bisa langsung menyantap habis. Itu lantaran porsi makan bergizi gratis dirasa terlalu banyak.
"Makanan yang tidak habis dipindahkan ke kotak makan pribadi untuk dimakan saat istirahat. Wadah (kotak makan, Red) dari SPPG harus segera dikembalikan,’’ jelasnya.
Hal yang berbeda ditunjukkan oleh Muhammad Davin Ghifari Al Anshori, siswa kelas III SDN Tambran.
Tidak seperti adik kelasnya, ia mengaku menghabiskan porsi MBG yang diberikan. Katanya, menu makanan yang disediakan sangat enak.
"Ada sayur, ayam, buah jeruk, dan tahu. Bahkan, dibandingkan dengan bekal dari rumah, makanan ini jauh lebih enak,’’ katanya.
Pj Bupati Magetan Nizhamul ikut kepincut dengan sajian makan siang para siswa.
"Menu yang disediakan sangat bagus. Saya saja tertarik, hanya malu kalau ikut makan. Ada lauk daging ayam, sayur, dan buah,’’ sebutnya. (ril/naz)
Editor : Budhi Prasetya