MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Berbagai cara dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan untuk menarik wisatawan berkunjung ke Telaga Sarangan.
Salah satunya dengan menggratiskan retribusi masuk objek wisata pada Jumat (31/1/2025). Pembebasan bea retribusi itu berlaku hanya mulai pukul 06.00—13.00.
Kabid Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan Eka Radityo mengatakan, retribusi masuk Sarangan digratiskan ini berlaku karena bertepatan dengan penyelenggaraan tradisi labuhan yang dilakukan oleh penduduk setempat dan pelaku usaha di pinggir telaga. "Ini sudah melalui persetujuan Pj bupati," katanya.
Dia mengungkapkan, kebijakan serupa juga pernah dilakukan pada 2023 lalu. Saat itu, masyarakat maupun wisatawan bebas masuk ke Telaga Sarangan tanpa dipungut retribusi ketika tradisi labuhan digelar.
"Tapi, pada 2024 lalu tidak kami gratiskan untuk biaya retribusi masuk Sarangan. Karena penyelenggaraannya hanya digelar sederhana dan nyaris berbarengan dengan Pemilu," terang Eka.
Dengan adanya pembebasan bea retribusi ini, Eka berharap bisa mengundang wisatawan untuk datang berkunjung dan menyaksikan tradisi labuhan di tengah Telaga Sarangan.
"Tradisi ini digelar oleh warga tepat pada bulan Ruwah atau Syaban ketika Jumat Pon," jelasnya. (ril/her)
Editor : Hengky Ristanto