MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jangkauan program makan bergizi gratis terus diperluas sejak pertama kali dijalankan pada Senin 6 Januari 2025 lalu.
Komandan Kodim (Dandim) 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki menyatakan bahwa jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) makan bergizi gratis (MBG) akan terus ditambah.
Itu dilakukan seiring meningkatnya jumlah penerima program MBG di wilayah tersebut.
"Saat ini sudah ada tambahan satu unit dapur SPPG di Desa Tamanan, Kecamatan Sukomoro,’’ ujar Hasan, Rabu 19 Februari 2025.
Dapur unit pelayanan makan bergizi gratis yang pertama beroperasi di Jalan S Parman, Tambran, Magetan Kota.
Dengan adanya tambahan di Desa Tamanan, kini sudah ada dua dapur khusus MBG yang beroperasi di wilayah tersebut.
"Saat ini sudah ada dua SPPG yang berjalan di Magetan,’’ terangnya.
Hasan menjelaskan bahwa setiap unit dapur melayani sekitar 3.000 penerima. Dengan dua dapur yang ada, sekitar 6.000 anak sudah mendapat manfaat dari program ini.
Namun, angka tersebut masih jauh dari jumlah total siswa di Magetan yang mencapai sekitar 130.000.
Oleh karena itu, pihaknya berencana menambah lebih banyak dapur SPPG untuk menjangkau lebih banyak penerima.
Kodim 0804/Magetan juga terus memantau distribusi makan bergizi gratis, mulai dari penyimpanan bahan makanan hingga proses penyiapan dan pendistribusian makanan.
"Kami terus berupaya memastikan program ini berjalan maksimal dan bisa menjangkau lebih banyak penerima di masa mendatang,’’ pungkasnya. (ril/naz)
SEPUTAR PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DI MAGETAN
2 SPPG beroperasi
Melayani sekitar 6.000 siswa penerima MBG
Total siswa berjumlah 130.000 di Magetan
(Sumber: diolah dari wawancara)
Editor : Budhi Prasetya