MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Satuan radar Kosek II mendeteksi keberadaan pesawat asing memasuki wilayah udara Indonesia tanpa izin terbang (flight clearance), Kamis (20/2) lalu.
Dengan sigap, Skadron Udara 15 melaksanakan scramble untuk mengidentifikasi visual. Dua T-50i Golden Eagle dikerahkan untuk melakukan intersepsi.
Pesawat asing dari Boeing Patriot Airline itu kemudian diminta segera mendarat di Lanud Iswahjudi.
Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, prajurit Yonko 463 Kopasgat langsung mengamankan area menggunakan kendaraan taktis.
Sementara, tim Base Rescue Disops Lanud Iswahjudi bersiap siaga di lokasi.
‘’Dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan pelanggaran atau barang berbahaya,” ungkap Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono.
Kejadian tersebut merupakan rangkaian dari simulasi Force Down, atau pemaksaan mendarat pesawat yang melanggar wilayah udara Indonesia.
Pesawat asing diperankan oleh C-130 Hercules Skadron Udara 32.
Adapun simulasi ini bagian dari Latihan Perkasa B yang digelar Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas).
Keberhasilan simulasi ini menjadi bukti kesiapsiagaan personel dan alutsista TNI AU dalam menghadapi ancaman udara.
‘’Latihan ini penting untuk memastikan kita selalu siap mengamankan kedaulatan udara nasional,’’ tegasnya. (ril/naz)
Editor : Mizan Ahsani